vikaspota.com – Ubisoft kembali melakukan pemutusan hubungan kerja sebagai bagian dari proses restrukturisasi perusahaan. Kali ini, perampingan menyasar studio mobile Ubisoft yang berlokasi di Abu Dhabi. Perusahaan mengonfirmasi telah melepas 29 karyawan dari studio tersebut. Keputusan ini menambah daftar panjang PHK yang terjadi di internal Ubisoft. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari evaluasi bisnis yang berlangsung sejak akhir tahun lalu. Restrukturisasi ini mencerminkan tekanan berkelanjutan yang dihadapi perusahaan. Industri game global memang tengah mengalami perlambatan signifikan. Ubisoft tidak luput dari dampak kondisi tersebut.
“Baca Juga: Mod Bully Online Dihentikan dan Dihapus Total”
Keputusan Restrukturisasi Diambil Sejak November 2025
Laporan mengenai PHK massal ini pertama kali diungkap oleh media Game Developer. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa keputusan restrukturisasi telah diambil pada November 2025. Eksekusi keputusan tersebut dilakukan pada tahun lalu. Ubisoft kemudian mengonfirmasi informasi tersebut melalui pernyataan resmi. Perusahaan menjelaskan bahwa langkah ini bukan keputusan mendadak. Proses evaluasi telah berlangsung dalam beberapa bulan sebelumnya. Tujuan utama restrukturisasi adalah menata ulang prioritas pengembangan. Ubisoft menyebut kondisi pasar sebagai faktor utama pertimbangan.
Penghentian Proyek Demi Fokus pada Growtopia
Dalam pernyataan resminya, Ubisoft menjelaskan alasan di balik PHK tersebut. Perusahaan memutuskan untuk menghentikan sejumlah proyek di studio Abu Dhabi. Penghentian ini dilakukan agar sumber daya dapat difokuskan pada satu proyek utama. Proyek yang dimaksud adalah Growtopia, game sandbox MMO berbasis mobile. Ubisoft menilai Growtopia masih memiliki performa dan komunitas yang stabil. Fokus tunggal ini dianggap perlu untuk menjaga keberlanjutan bisnis. “Pada November, Ubisoft mengambil keputusan sulit untuk merestrukturisasi studio mobile di Abu Dhabi,” ujar perwakilan perusahaan. “Keputusan ini berdampak pada dilepasnya 29 anggota tim,” lanjut pernyataan tersebut.
Growtopia Menjadi Prioritas Utama Ubisoft di Sektor Mobile
Growtopia merupakan salah satu game mobile yang masih aktif dikembangkan Ubisoft. Game ini memiliki basis pemain setia di berbagai wilayah. Model sandbox MMO memungkinkan interaksi jangka panjang antar pemain. Ubisoft melihat potensi Growtopia sebagai produk yang berkelanjutan. Oleh karena itu, perusahaan memilih memusatkan sumber daya ke proyek tersebut. Langkah ini memperkuat indikasi perubahan strategi Ubisoft. Perusahaan kini lebih selektif dalam mengelola portofolio mobile. Proyek yang dianggap kurang prospektif mulai dihentikan. Strategi ini sejalan dengan tren efisiensi di industri game global.
“Baca Juga: Italia Jatuhkan Denda €14 Juta kepada Cloudflare”
Dampak PHK dan Tekanan Berkelanjutan bagi Ubisoft
Ubisoft menegaskan bahwa mereka menghargai kontribusi karyawan yang terdampak PHK. Perusahaan menyatakan sedang memberikan dukungan selama masa transisi. Dukungan tersebut mencakup bantuan administratif dan pendampingan karier. Namun, PHK ini tetap menimbulkan kekhawatiran di kalangan industri. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah studio Ubisoft terdampak restrukturisasi. Tekanan finansial akibat performa beberapa game disebut sebagai latar belakang situasi ini. Kegagalan komersial beberapa judul sebelumnya turut memengaruhi kondisi perusahaan. Langkah efisiensi diperkirakan masih akan berlanjut. Ubisoft belum memberikan sinyal bahwa restrukturisasi telah berakhir.





Leave a Reply