vikaspota.com – Valve merilis SteamOS 3.8.25 Beta dengan sejumlah perbaikan untuk perangkat gaming berbasis sistem operasi tersebut. Pembaruan ini mencakup Steam Deck, Steam Machine, serta beberapa handheld PC pihak ketiga. Valve juga memperluas kompatibilitas SteamOS ke lebih banyak perangkat dari produsen lain. Langkah tersebut memperlihatkan perkembangan SteamOS dari sistem khusus Steam Deck. Kini, sistem operasi tersebut semakin diarahkan untuk mendukung ekosistem hardware yang lebih luas. Pembaruan terbaru juga membawa perbaikan performa dan sejumlah masalah sistem. Dengan demikian, SteamOS semakin memiliki posisi penting dalam strategi hardware Valve.
“Baca Juga: Pasokan GPU Entry-Level Diprediksi Menipis Akhir 2026″
Kernel Linux 6.18.42 Memperbaiki Sejumlah Masalah Sistem
SteamOS 3.8.25 Beta menggunakan Linux kernel 6.18.42 sebagai bagian dari pembaruan sistem. Valve memperbaiki sejumlah masalah yang sebelumnya dapat mengganggu pengalaman penggunaan perangkat. Salah satunya berkaitan dengan konektivitas Wi-Fi pada perangkat yang kompatibel. Pembaruan ini juga memperbaiki masalah performa CPU setelah perangkat kembali dari kondisi sleep. Beberapa bug yang berkaitan dengan koneksi HDMI turut mendapatkan perbaikan. Perubahan tersebut bertujuan meningkatkan stabilitas sistem dalam penggunaan sehari-hari. Valve juga melakukan sejumlah penyesuaian untuk mendukung perangkat keras yang semakin beragam. Pengguna beta dapat menguji perubahan tersebut sebelum pembaruan diterapkan secara lebih luas.
Dukungan Handheld MSI Claw dan Ayaneo Semakin Diperluas
Valve kembali memperluas daftar handheld PC yang dapat menggunakan SteamOS. Pembaruan terbaru menghadirkan dukungan untuk MSI Claw 8 EX AI+. Dukungan juga ditambahkan untuk Ayaneo Pocket S2 dan Ayaneo Konkr Fit. OneXPlayer Apex turut masuk dalam daftar perangkat yang mendapatkan dukungan. SteamOS sebelumnya mulai digunakan pada sejumlah handheld selain Steam Deck. Perluasan tersebut membuat pengguna memiliki lebih banyak pilihan hardware untuk menjalankan sistem operasi Valve. Dukungan gamepad juga mendapatkan peningkatan pada beberapa perangkat handheld. Valve turut menghadirkan dukungan awal untuk wireless adapter pada Steam Frame. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa SteamOS semakin diarahkan menjadi sistem operasi multiplatform.
Steam Controller 2015 Mendapat Perbaikan Setelah Bertahun-tahun
Salah satu perubahan paling menarik hadir untuk Steam Controller generasi pertama. Perangkat yang diperkenalkan pada 2015 tersebut kini mendapatkan beberapa peningkatan melalui pembaruan SteamOS. Steam Controller dapat kembali digunakan setelah perangkat masuk kondisi sleep dalam waktu lama. Valve juga memperbaiki navigasi menggunakan trackpad pada perangkat tersebut. Pengalaman penggunaan Desktop Mode turut mendapatkan sejumlah peningkatan terkait kontrol Steam Controller. Dukungan ini menarik karena perangkat tersebut sudah berusia lebih dari satu dekade. Valve tetap memberikan perhatian terhadap perangkat lama yang masih digunakan sebagian komunitas. Pembaruan tersebut menunjukkan bahwa kompatibilitas perangkat lama masih menjadi bagian dari pengembangan SteamOS.
“Baca Juga: Asus Hadirkan Monitor ROG Strix XG259QNSR Ace”
SteamOS Semakin Diposisikan sebagai Alternatif untuk Windows
Perluasan kompatibilitas SteamOS menunjukkan arah strategi Valve yang semakin jelas. Sistem operasi tersebut tidak lagi terbatas pada Steam Deck sebagai perangkat utama. Dukungan untuk lebih banyak handheld membuka peluang penggunaan SteamOS pada berbagai hardware. Pendekatan tersebut juga dapat meningkatkan daya tarik SteamOS dibandingkan sistem operasi desktop lain. Semakin banyak perangkat yang kompatibel, semakin mudah pengguna mencoba pengalaman gaming berbasis Linux. Valve dapat memperluas ekosistem Steam tanpa harus membuat seluruh perangkat keras sendiri. Namun, kompatibilitas hardware bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan SteamOS. Dukungan game, driver, aplikasi, dan fitur perangkat juga tetap menjadi bagian penting. SteamOS 3.8.25 Beta menunjukkan kemajuan dalam arah tersebut melalui dukungan hardware dan perbaikan sistem. Jika ekspansi ini terus berlanjut, SteamOS berpotensi menjadi platform gaming PC yang semakin kuat di luar Steam Deck.





Leave a Reply