vikaspota.com – Mantan Presiden PlayStation Studios, Shuhei Yoshida, membagikan pengalamannya setelah mencoba Steam Machine buatan Valve. Perangkat yang tengah menjadi perbincangan tersebut berhasil menarik perhatian Yoshida, meski ia menilai masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan.
Dalam beberapa jam penggunaan, Yoshida mengungkapkan pendapatnya mengenai performa perangkat tersebut. Ia memberikan apresiasi terhadap beberapa fitur yang ditawarkan Valve, tetapi juga menyampaikan kritik terhadap performa, perangkat keras, hingga pengalaman penggunaan secara keseluruhan.
“Baca Juga: Penjualan Cyberpunk 2077 Capai 40 Juta Kopi”
Komentar Yoshida menjadi sorotan karena ia merupakan salah satu tokoh berpengalaman di industri konsol. Pengalamannya selama bertahun-tahun mengembangkan ekosistem PlayStation membuat pandangannya mendapat perhatian dari komunitas gim.
Performa Steam Machine Dinilai Belum Memenuhi Harapan
Menurut Yoshida, performa Steam Machine masih belum memberikan kesan yang benar-benar istimewa. Ia menilai kemampuan perangkat tersebut belum mampu menghadirkan lompatan besar dibandingkan ekspektasi terhadap perangkat gaming modern.
Salah satu hal yang menjadi sorotannya adalah resolusi permainan yang disebut masih mentok di 1080p. Kondisi tersebut membuatnya teringat pada pengalaman bermain menggunakan konsol PlayStation 4.
Selain kualitas visual, Yoshida juga memperhatikan waktu peluncuran beberapa gim. Ia mengaku masih menemukan proses loading yang cukup lama pada sejumlah judul yang dicobanya.
Baginya, aspek performa menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan pengalaman bermain. Karena itu, ia berharap Valve dapat terus meningkatkan optimalisasi perangkat pada pembaruan berikutnya.
Steam Controller Ikut Mendapat Kritik
Tidak hanya membahas performa mesin, Yoshida juga memberikan tanggapan mengenai Steam Controller yang digunakan bersama perangkat tersebut.
Ia menilai stik analog terasa terlalu longgar ketika digunakan. Menurutnya, karakteristik tersebut memengaruhi kenyamanan saat memainkan berbagai jenis gim.
Selain itu, trackpad pada kontroler juga dianggap terlalu sensitif. Respons yang berlebihan dinilai membuat proses navigasi maupun pengendalian karakter terasa kurang konsisten dalam beberapa situasi.
Yoshida juga menyoroti harga Steam Machine yang menurutnya relatif tinggi jika dibandingkan dengan spesifikasi perangkat keras yang ditawarkan. Ia berpendapat calon pembeli kemungkinan akan membandingkan nilai perangkat tersebut dengan alternatif lain yang tersedia di pasar.
Valve Dipuji Berkat Pendekatan dan Fitur yang Ditawarkan
Meski menyampaikan beberapa kritik, Yoshida juga memberikan apresiasi terhadap sejumlah keputusan desain yang diterapkan Valve.
Ia memuji antarmuka pengguna atau user interface yang dinilai sederhana dan mudah digunakan. Menurutnya, pengalaman navigasi terasa nyaman sehingga pengguna dapat mengakses berbagai fitur tanpa kesulitan.
Yoshida juga menganggap fitur menyalakan PC hanya melalui satu tombol pada controller sebagai inovasi yang praktis. Fitur tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman yang lebih nyaman ketika bermain di ruang keluarga.
Selain itu, Steam Controller yang memungkinkan pengguna mengganti pelat penutup juga mendapat penilaian positif. Fleksibilitas tersebut dianggap memberikan nilai tambah bagi pengguna yang ingin melakukan personalisasi perangkat.
“Baca Juga: JBL Rilis Quantum Series Terbaru di Indonesia”
Pengalaman Bermain di Ruang Tamu Menjadi Nilai Tambah
Di luar berbagai kritik yang disampaikan, Yoshida mengakui Steam Machine menawarkan konsep yang menarik. Perangkat tersebut memungkinkan pengguna menikmati koleksi gim Steam dengan nyaman dari ruang tamu tanpa harus duduk di depan komputer.
Pendekatan tersebut dinilai menjadi salah satu keunggulan utama yang ditawarkan Valve. Integrasi antara perangkat keras, controller, dan antarmuka membuat pengalaman bermain terasa lebih menyerupai konsol tradisional.
Yoshida menilai masih terdapat ruang untuk penyempurnaan, terutama pada sisi performa dan kualitas perangkat keras. Namun, ia juga melihat Steam Machine memiliki fondasi yang cukup baik untuk terus berkembang di masa mendatang.
Komentarnya menunjukkan bahwa Steam Machine menghadirkan kombinasi antara inovasi dan sejumlah tantangan yang masih perlu diselesaikan. Apabila Valve mampu meningkatkan performa serta menyempurnakan pengalaman penggunaan, perangkat tersebut berpotensi menjadi alternatif menarik bagi pemain yang ingin menikmati gim PC dengan kenyamanan layaknya bermain konsol.





Leave a Reply