Rumah Sri Mulyani Jadi Sasaran Aksi Massa
vikaspota.com – Rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di kawasan Bintaro digeruduk massa pada Minggu, 31 Agustus 2025. Aksi ini berlangsung setelah rumah sejumlah anggota DPR sebelumnya juga menjadi sasaran. Massa yang mendatangi rumah Sri Mulyani tidak hanya melakukan protes, tetapi juga menjarah barang-barang pribadi milik keluarga.
Peristiwa tersebut menambah daftar panjang rumah pejabat yang diserang. Kondisi keamanan semakin menjadi perhatian publik karena insiden terjadi berulang kali dalam beberapa hari terakhir.
”Baca juga: Keputusan Kaesang Pangarep dalam Pilkada 2024 Tantangan dan Peluang”
Kronologi Penyerangan dan Penjarahan
Menurut rekaman video yang beredar, massa mulai mendatangi rumah Sri Mulyani sekitar pukul 01.41 WIB. Mereka masuk ke halaman rumah dan menyalakan api dari ban bekas pada pukul 03.00 WIB.
Sejumlah pemuda terekam membawa kursi, mainan anak, perhiasan, hingga perlengkapan rumah tangga. Salah satu pelaku bahkan mengaku mendapatkan perhiasan saat ditanya oleh perekam video. Penjarahan dilakukan tanpa ada pengawasan ketat di lokasi.
Fenomena ini menunjukkan lemahnya kontrol keamanan di kawasan perumahan pejabat. Beberapa saksi menyebut, situasi berlangsung cukup lama sebelum aparat datang.
Reaksi Publik dan Upaya Penanganan
Insiden penjarahan rumah Sri Mulyani memicu sorotan luas di masyarakat. Publik menilai kejadian ini menambah daftar kasus serupa yang sebelumnya menimpa pejabat lain seperti Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya.
Desakan agar aparat menindak tegas pelaku semakin kuat. Pakar hukum menilai penjarahan merupakan tindak pidana serius yang mengancam ketertiban umum. Pemerintah diminta memperkuat sistem keamanan untuk mencegah aksi serupa.
Ke depan, insiden ini bisa menjadi momentum evaluasi menyeluruh atas pengamanan pejabat negara. Penanganan cepat dan transparan akan menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan publik.
Warga Sekitar Cemas Usai Rumah Sri Mulyani Dijarah Massa
Aksi penjarahan rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di kawasan Bintaro tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga kecemasan warga sekitar. Insiden yang terjadi pada Minggu malam, 31 Agustus 2025 itu menyita perhatian publik karena dilakukan secara terang-terangan di tengah kawasan perumahan elit.
Seorang warga bernama Agung Ramadhan mengaku terkejut melihat massa mengambil barang-barang dari rumah Sri Mulyani. Ia menyaksikan langsung bagaimana sejumlah orang membawa keluar kursi, perhiasan, hingga perlengkapan rumah tangga. Menurutnya, suasana menjadi sangat gaduh dan menegangkan.
“Iya, itu betul rumah Sri Mulyani. Saya lihat sendiri mereka mengambil barang-barang dari dalam rumah,” ujar Agung. Ia menambahkan bahwa kedatangan massa secara tiba-tiba di tengah malam membuat warga terbangun karena kericuhan yang ditimbulkan.
Sebagai warga, Agung mengaku khawatir aksi penyerbuan itu meluas ke rumah-rumah lain. Ia takut kejadian serupa bisa menimpa keluarganya dan tetangganya. “Cemas, saya takutnya nyebar ke rumah lain, termasuk rumah saya. Takut bikin kacau,” ungkapnya.
Insiden ini memperlihatkan kerentanan keamanan di kawasan pemukiman pejabat negara. Pakar keamanan menilai peristiwa tersebut menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan di lingkungan strategis untuk mencegah ancaman serupa. Ke depan, pengamanan yang lebih ketat dan sistematis sangat dibutuhkan agar warga sekitar juga merasa aman.
”Baca juga: DPR Bingung, Menkominfo yang Didesak Mundur Malah Dirjennya“





Leave a Reply