vikaspota.com – Aktor Korea Selatan Park Hyung Sik akhirnya buka suara mengenai rumor soal bayaran fantastis dalam drama terbarunya, Twelve. Isu yang menyebut dirinya menerima 400 juta won atau sekitar Rp 4,7 miliar per episode langsung menuai perhatian publik. Namun, kabar ini dibantah secara tegas oleh agensi sang aktor, REVE Entertainment.
“Baca Juga: Nikita Mirzani Ungkap Kerugian Besar Akibat Kasus Hukum”
Agensi Tegaskan Bayaran Park Hyung Sik Tidak Sesuai Rumor Media
REVE Entertainment menyampaikan klarifikasi resmi terkait laporan media yang menyebut jumlah honor Park Hyung Sik dalam proyek drama. Dalam pernyataan yang dikutip dari Star News Korea pada Jumat (19/9), mereka menegaskan bahwa angka yang beredar tidak akurat.
“Kami ingin menyampaikan posisi resmi kami terkait bayaran per episode aktor Park Hyung Sik. Mulai dari laporan awal mengenai Doctor Slump hingga drama terbaru Twelve, angka bayaran Park Hyung Sik yang beredar di media tidak sesuai dengan fakta,” ungkap agensi. Mereka juga menambahkan bahwa sang aktor selalu menjalani setiap proyek dengan penuh dedikasi dan ketulusan.
Drama Twelve Alami Penurunan Rating Meski Bertabur Bintang
Twelve merupakan drama aksi fantasi terbaru dari KBS2 dan Disney+ yang dibintangi Park Hyung Sik bersama aktor senior Ma Dong Seok. Serial ini tayang dalam delapan episode dan sempat menarik perhatian di awal penayangan.
Sayangnya, antusiasme tersebut tidak bertahan lama. Episode perdana mencatat rating tinggi sebesar 8,1 persen, namun angka tersebut terus menurun hingga menyentuh 5,9 persen di episode kedua. Episode terakhir yang tayang pada 14 September 2025 bahkan hanya meraih rating 2,4 persen.
Cerita berakhir dengan pertempuran besar antara 12 malaikat dan pasukan jahat. Meskipun berakhir bahagia, eksekusinya dianggap kurang menggugah.
Kalah Saing dengan Drama Romantis yang Lebih Ringan
Menurut laporan dari Maeil Business Newspaper, Twelve gagal mempertahankan perhatian penonton karena harus bersaing dengan drama tvN Bon Appétit, Your Majesty. Serial ini, yang dibintangi Yoona dan Lee Chae Min, justru mencetak rating tinggi berkat alur ringan dan chemistry pemain utama yang kuat.
Penonton lebih memilih cerita santai yang menghibur daripada narasi berat dan aksi repetitif. Pergeseran selera audiens ini memperlihatkan bagaimana strategi genre dan pendekatan cerita sangat mempengaruhi performa sebuah drama.
Cerita Rumit dan Pengembangan Karakter yang Lemah Dikritik Penonton
Selain faktor persaingan, Twelve juga menuai kritik karena alur cerita yang dianggap terlalu rumit dan karakter yang kurang berkembang. Humor khas Ma Dong Seok dan adegan aksi yang diandalkan justru dinilai tidak memberikan sesuatu yang baru. Banyak penonton merasa sulit terhubung secara emosional dengan karakter-karakter dalam cerita.
Minimnya inovasi dan kurangnya kejutan dalam plot membuat drama ini tidak mampu mempertahankan minat penonton dari episode ke episode. Kritik ini menjadi masukan penting bagi tim produksi untuk memperhatikan naskah dan pengembangan karakter secara lebih mendalam di proyek mendatang.
“Baca Juga: China Blokir Pembelian Chip AI Nvidia, Jensen Huang Kritik Kebijakan”
Park Hyung Sik Tetap Profesional di Tengah Sorotan
Meskipun drama Twelve tidak mencapai kesuksesan yang diharapkan, Park Hyung Sik tetap menunjukkan profesionalisme sebagai aktor. Bantahan dari agensinya menunjukkan bahwa fokus utama sang aktor bukanlah bayaran, melainkan kualitas kerja dan kontribusinya dalam setiap proyek.
Ke depan, Park Hyung Sik masih memiliki peluang besar untuk kembali menunjukkan kualitas aktingnya di proyek lain yang lebih sesuai dengan ekspektasi publik. Dengan rekam jejak yang kuat dan dukungan penggemar, ia tetap menjadi salah satu aktor Korea Selatan yang patut diperhitungkan di industri hiburan saat ini.





Leave a Reply