vikaspota.com – Paramount Games Studio akhirnya mengungkap nasib proyek RPG Avatar: The Last Airbender yang sempat diumumkan beberapa waktu lalu. Studio tersebut memastikan bahwa game itu sudah tidak lagi berada dalam tahap pengembangan.
Kabar ini muncul tidak lama setelah Paramount Games Studio memperkenalkan arah bisnis barunya pada Summer Game Fest 2026. Perusahaan juga mengumumkan game baru Teenage Mutant Ninja Turtles: The Last Ronin sebagai salah satu proyek utama mereka.
Meski menghadirkan berbagai rencana ambisius, Paramount turut membawa kabar yang mengecewakan bagi penggemar Avatar. Proyek RPG yang sebelumnya dikerjakan oleh Saber Interactive ternyata telah dihentikan.
“Baca Juga: Sephiroth Punya VA Inggris Baru di Final Fantasy VII Revelation”
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Head of Creative Paramount Games Studio, Shawn Kittelsen. Ia mengungkapkannya dalam wawancara bersama Game File.
Menurut Kittelsen, proyek tersebut bahkan sudah tidak lagi aktif saat Paramount Games Studio resmi dibentuk. Dengan kata lain, studio baru ini tidak terlibat dalam penghentian pengembangan game tersebut.
Kepastian ini sekaligus mengakhiri harapan sebagian penggemar yang menantikan game RPG berskala besar dari dunia Avatar. Sebelumnya, proyek itu sempat disebut sebagai video game terbesar dalam sejarah franchise tersebut.
RPG Avatar Sempat Digadang Jadi Game Terbesar dalam Franchise
Saat pertama kali diumumkan, proyek RPG Avatar: The Last Airbender langsung menarik perhatian komunitas. Banyak penggemar berharap game tersebut dapat menghadirkan pengalaman baru di dunia Avatar.
Game ini direncanakan menjadi bagian dari semesta Avatar Legends. Dunia yang luas, berbagai elemen pengendalian, dan cerita baru menjadi daya tarik utamanya.
Saber Interactive dipercaya untuk mengembangkan proyek tersebut. Studio ini dikenal memiliki pengalaman dalam mengerjakan berbagai game aksi dan petualangan.
Karena itu, ekspektasi penggemar terhadap proyek Avatar cukup tinggi. Banyak yang berharap game tersebut bisa menjadi adaptasi video game terbaik dari franchise Avatar.
Namun, perjalanan proyek ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Paramount kini memastikan bahwa pengembangan game telah dihentikan sebelum studio baru mereka mulai beroperasi.
Meski alasan detail pembatalan tidak diungkap, keputusan ini tetap menjadi pukulan bagi penggemar. Sebab, proyek tersebut sempat dipromosikan sebagai langkah besar bagi franchise Avatar di industri game.
Kehilangan proyek berskala AAA tentu menjadi kekecewaan tersendiri. Namun, Paramount masih memberikan harapan bagi masa depan franchise tersebut.
Paramount Tegaskan Avatar Tetap Jadi Prioritas Utama
Meski proyek RPG sebelumnya telah berakhir, Paramount menegaskan bahwa Avatar: The Last Airbender tetap menjadi salah satu franchise terpenting mereka.
Shawn Kittelsen menyatakan bahwa perusahaan masih melihat potensi besar dari dunia Avatar. Oleh karena itu, kemungkinan hadirnya game baru masih terbuka di masa depan.
Ia menjelaskan bahwa Paramount akan mempertimbangkan berbagai peluang jika menemukan tim dan konsep yang tepat. Perusahaan tidak menutup kemungkinan mengembangkan proyek AAA baru.
Pernyataan ini menjadi sinyal positif bagi penggemar. Dunia Avatar memiliki banyak elemen yang dinilai cocok untuk diadaptasi ke dalam video game modern.
Mulai dari sistem pengendalian elemen, konflik antarbangsa, hingga eksplorasi dunia yang luas dapat menjadi fondasi bagi game berskala besar.
Selain itu, popularitas Avatar juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran serial animasi baru dan berbagai proyek media lainnya membuat franchise ini tetap relevan.
Karena itu, peluang untuk melihat game Avatar baru di masa depan masih cukup besar. Paramount tampaknya belum ingin meninggalkan salah satu properti intelektual terbesarnya.
The Last Ronin Baru Ternyata Bukan Kelanjutan Proyek Lama
Kabar pembatalan ternyata tidak hanya menimpa proyek Avatar. Paramount juga memberikan informasi baru mengenai Teenage Mutant Ninja Turtles: The Last Ronin.
Studio memastikan bahwa game The Last Ronin yang diumumkan di Summer Game Fest 2026 bukan kelanjutan dari proyek sebelumnya. Game ini sepenuhnya berbeda dari versi yang pernah diumumkan oleh THQ Nordic dan Black Forest Games.
Konfirmasi tersebut secara tidak langsung menunjukkan bahwa proyek lama telah berakhir. Pengembangan yang sebelumnya diumumkan tidak lagi dilanjutkan.
Dengan demikian, The Last Ronin versi Paramount merupakan proyek baru yang dibangun dari awal. Studio memiliki visi kreatif dan arah pengembangan yang berbeda.
Keputusan ini memberi kebebasan lebih besar bagi Paramount Games Studio. Mereka dapat merancang game sesuai identitas dan strategi yang ingin dibangun.
Bagi penggemar Teenage Mutant Ninja Turtles, informasi ini menghadirkan rasa penasaran baru. Banyak yang ingin melihat bagaimana Paramount mengembangkan franchise tersebut.
Pada saat yang sama, keputusan ini juga menunjukkan bahwa Paramount sedang melakukan restrukturisasi besar dalam portofolio game mereka.
“Baca Juga: Intel Pastikan Arc Desktop Tetap Jadi Fokus Pengembangan”
Paramount Games Studio Fokus Bangun Masa Depan Baru di Industri Game
Pembentukan Paramount Games Studio menandai babak baru bagi perusahaan di industri video game. Studio ini kini memusatkan perhatian pada empat franchise utama.
Teenage Mutant Ninja Turtles, SpongeBob SquarePants, Star Trek, dan Avatar: The Last Airbender menjadi fondasi strategi jangka panjang mereka.
Meski beberapa proyek harus dihentikan, Paramount tampaknya ingin membangun arah yang lebih terfokus. Perusahaan berusaha memastikan setiap proyek memiliki visi yang jelas.
Pembatalan RPG Avatar memang menjadi kabar yang mengecewakan. Namun, pernyataan resmi dari Shawn Kittelsen menunjukkan bahwa franchise tersebut belum kehilangan masa depannya.
Penggemar masih memiliki alasan untuk berharap. Dunia Avatar tetap dianggap sebagai aset penting yang berpotensi kembali hadir dalam bentuk game AAA.
Kini, perhatian komunitas tertuju pada langkah berikutnya dari Paramount Games Studio. Apakah mereka akan menghadirkan proyek Avatar baru atau fokus pada franchise lain, semuanya masih menjadi pertanyaan yang menarik untuk ditunggu.
Yang jelas, perusahaan telah menunjukkan ambisi besar untuk memperkuat posisinya di industri game. Masa depan berbagai franchise populer milik Paramount kini berada di tangan studio baru yang tengah membangun identitasnya sendiri.





Leave a Reply