vikaspota.com – Call of Duty: Black Ops 7 yang baru saja dirilis mendapat reaksi negatif dari banyak penggemar franchise ini, khususnya terkait campaign-nya. Meskipun pengembalian fokus cerita kepada keluarga Mason. Terutama karakter David Mason, diharapkan menjadi momen nostalgia yang kuat bagi para veteran Black Ops, hasilnya justru sebaliknya. Fans menganggap campaign ini sebagai yang paling mengecewakan dalam sejarah Call of Duty. Tema mimpi buruk dan imajinasi yang diusung dalam mode co-op ternyata lebih banyak menimbulkan kebingungan daripada memberikan pengalaman yang mengesankan.
“Baca Juga: AI di Black Ops 7 Bikin Anggota Kongres AS Tertarik”
Kritik Terhadap Gameplay dan Kehilangan Identitas Game Bertema Militer
Salah satu kritik utama datang dari hilangnya identitas Black Ops sebagai game bertema militer yang realistis. Beberapa fans bahkan menyamakan pengalaman campaign Black Ops 7 dengan game seperti Borderlands. Terutama pada momen melawan boss besar yang tampak seperti “bullet sponge.” Hal ini sangat bertentangan dengan harapan para pemain yang menginginkan elemen militer yang lebih serius dan penuh ketegangan. Sebagaimana yang mereka nikmati di game Black Ops sebelumnya. Sebagai tambahan, tema fantasi yang diusung dalam campaign justru membuat cerita terasa kurang terhubung dengan dunia nyata yang telah menjadi ciri khas franchise ini.
Mode Zombies dan Warzone Dikritik Menurunkan Kualitas Campaign
Fans juga menilai bahwa kesuksesan mode lain seperti Zombies dan Warzone justru “merusak” kualitas campaign Black Ops 7. Diskusi di Reddit, yang dimulai oleh user AdBudget5468. Menunjukkan bahwa mode tambahan ini lebih menarik perhatian banyak pemain, sementara campaign utama malah terpinggirkan. Banyak yang berharap Call of Duty bisa kembali menghadirkan campaign dengan kualitas setara dengan Black Ops 6. Yang dianggap sebagai salah satu campaign terbaik dalam seri ini.
Performa Steam Black Ops 7 Jauh Tertinggal Dibandingkan Kompetitor
Performa Black Ops 7 di Steam juga tidak dapat dikatakan memuaskan. Pada weekend pertama setelah peluncuran, game ini hanya mampu meraih peak player sebanyak 100 ribu pemain. Angka ini sangat jauh jika dibandingkan dengan kompetitornya, seperti ARC Raiders yang mencatatkan 300 ribu pemain aktif per hari. Battlefield 6 juga masih menunjukkan angka yang solid dengan peak player di kisaran 200 ribu hingga 250 ribu pemain per hari. Untuk sebuah game dalam franchise sebesar Call of Duty, hasil ini cukup mengejutkan dan menunjukkan adanya penurunan minat dari para pemain.
“Baca Juga: Programmer Insomniac Games Bergabung dalam Pengembangan Cyberpunk 2″
Peringatan Bagi Activision: Black Ops 7 Menunjukkan Tren Menurun
Hasil ini bisa dianggap sebagai peringatan yang memprihatinkan bagi Activision. Black Ops 7, yang biasanya menjadi andalan dalam mendominasi pasar game tahunan, kali ini gagal untuk menarik perhatian yang sama seperti seri-seri sebelumnya. Kurangnya respon positif dari penggemar, ditambah dengan performa yang rendah di Steam, mengindikasikan bahwa Call of Duty mungkin mulai kehilangan daya tariknya. Jika Activision tidak segera merespons kritik ini dengan pembaruan yang berarti, masa depan franchise Black Ops bisa menghadapi tantangan besar.
Ke depan, Activision perlu mendengarkan suara penggemar dan memperbaiki aspek-aspek yang membuat campaign Black Ops 7 terasa mengecewakan. Tanpa perbaikan tersebut, Call of Duty berisiko kehilangan basis pemain setianya, yang selama ini menjadi tulang punggung kesuksesan franchise ini.





Leave a Reply