vikaspota.com – Sejak dirilis pada 30 Oktober 2025, ARC Raiders terus menarik perhatian para pemain. Gim extraction shooter besutan Embark Studios tersebut mampu mempertahankan basis pemain berkat pembaruan rutin dan penambahan konten setiap bulan.
Di balik proses pengembangan tersebut, Embark memanfaatkan sistem analitik berskala besar untuk memantau aktivitas pemain secara langsung. Data yang dikumpulkan menjadi dasar dalam mengevaluasi fitur, memperbaiki bug, hingga menyusun pembaruan berikutnya.
“Baca Juga: Sony Dikabarkan Beralih ke Game Digital pada 2028″
BigQuery Jadi Tulang Punggung Analisis Data Pemain
Dalam konferensi yang diselenggarakan oleh Nexon, juru bicara Embark Studios menjelaskan bahwa tim pengembang membangun sistem pipeline data bernama BigQuery. Teknologi tersebut dirancang untuk menangani jumlah pemain yang terus meningkat sejak peluncuran game.
Melalui BigQuery, Embark dapat memantau berbagai aktivitas yang terjadi di dalam permainan secara rinci. Informasi tersebut membantu tim memahami bagaimana pemain berinteraksi dengan setiap fitur yang tersedia.
Sistem ini juga memungkinkan pengembang mengidentifikasi aspek permainan yang berjalan dengan baik maupun yang masih membutuhkan penyempurnaan. Seluruh keputusan pengembangan didasarkan pada data yang diperoleh dari aktivitas pemain.
Pendekatan berbasis data tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu Embark menghadirkan pembaruan secara konsisten. Evaluasi dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus hanya mengandalkan laporan dari komunitas.
Dengan jumlah pemain yang terus bertambah, penggunaan sistem analitik berskala besar menjadi semakin penting untuk menjaga kualitas pengalaman bermain.
Embark Memproses Hingga 30 TB Data Setiap Hari
Embark mengungkapkan bahwa selama periode pembaruan bulanan dari Oktober 2025 hingga Februari 2026, sistem BigQuery memproses sekitar 30 TB data setiap hari.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya informasi yang dihasilkan oleh aktivitas pemain dalam satu hari. Seluruh data kemudian diolah untuk mendukung berbagai kebutuhan pengembangan game.
Selain volume data yang besar, BigQuery juga mampu merekam lebih dari 100 miliar peristiwa di dalam game. Seluruh proses tersebut berlangsung dengan jeda waktu kurang dari dua detik.
Kemampuan pemrosesan hampir real-time ini memberikan keuntungan besar bagi tim pengembang. Mereka dapat segera mengetahui berbagai kejadian penting yang berlangsung selama permainan.
Teknologi tersebut memungkinkan proses analisis dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengganggu operasional server maupun pengalaman bermain pengguna.
BigQuery Membantu Deteksi Bug dan Analisis Gameplay
Mattias Andersson, Data Engineer di Embark Studios, menjelaskan kemampuan BigQuery melalui contoh sederhana. Menurutnya, hanya dua detik setelah pemain melepaskan tembakan, tim pengembang sudah dapat mengetahui apakah peluru tersebut mengenai sasaran.
Kecepatan tersebut memungkinkan pengembang memperoleh gambaran akurat mengenai jalannya permainan. Data yang terkumpul kemudian dimanfaatkan untuk berbagai keperluan teknis.
Salah satu fungsi utama BigQuery adalah mendeteksi aktivitas kecurangan di dalam game. Selain itu, sistem ini juga membantu menemukan bug yang mungkin belum dilaporkan oleh pemain.
Embark turut menggunakan data tersebut untuk menganalisis perilaku pemain. Informasi itu menjadi dasar dalam mengevaluasi keseimbangan gameplay maupun efektivitas berbagai mekanisme permainan.
Pendekatan berbasis data ini memungkinkan pengembang mengambil keputusan dengan dukungan informasi yang lebih objektif dibandingkan hanya mengandalkan umpan balik komunitas.
“Baca Juga: Chip Apple A20 Pro Dikabarkan Tiru Desain Exynos”
Data Digunakan untuk Matchmaking dan Analisis Pertandingan
Embark juga mengungkapkan bahwa sistem analitik berperan dalam menentukan proses matchmaking di ARC Raiders. Data yang dikumpulkan membantu tim menyempurnakan cara pemain dipertemukan dalam setiap ronde.
Selain itu, studio mengembangkan fitur round viewer khusus untuk menganalisis jalannya pertandingan. Sistem tersebut mampu memutar ulang aksi pemain layaknya rekaman pertandingan.
Round viewer juga dilengkapi heatmap yang menampilkan pola pergerakan pemain selama permainan berlangsung. Melalui fitur tersebut, pengembang dapat melihat area yang paling sering dilalui pemain.
Heatmap juga memperlihatkan lokasi pemain tumbang maupun titik yang paling sering menjadi lokasi pertempuran. Informasi tersebut membantu Embark memahami dinamika permainan secara lebih mendalam.
Dengan memanfaatkan BigQuery dan berbagai alat analitik lainnya, Embark Studios dapat mengambil keputusan pengembangan berdasarkan data yang akurat. Pendekatan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung pembaruan rutin sekaligus menjaga kualitas pengalaman bermain ARC Raiders sejak peluncurannya.





Leave a Reply