Banjir Jakarta Masih Rendam 141 RT dan 7 Jalan per Senin Pagi
vikaspota.com – Banjir masih melanda sejumlah titik di Jakarta pada Senin pagi (7/7/2025). Sebanyak 141 rukun tetangga (RT) dan tujuh ruas jalan terendam air. Tingginya curah hujan lokal sejak malam hari ditambah kiriman air dari wilayah Puncak, Bogor, menjadi pemicu utama banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M. Yohan, menyatakan bahwa data terakhir pukul 03.00 WIB mencatat genangan masih terjadi di beberapa wilayah. Kondisi ini menunjukkan peningkatan dibanding hari sebelumnya. Pemerintah DKI Jakarta terus melakukan upaya penanggulangan secara terkoordinasi.
“Baca Juga : Biaya Haji 2025: Jemaah Bayar Rp 55,4 Juta”
Banjir Wilayah Jakarta Paling Terdampak Banjir Hari Ini
Jakarta Selatan dan Timur Catat Genangan Tertinggi hingga 210 cm
Banjir tersebar di empat wilayah administratif, yaitu Jakarta Pusat, Barat, Selatan, dan Timur. Jakarta Selatan menjadi kawasan paling terdampak dengan total 74 RT terendam. Kelurahan Petogogan mencatat 41 RT terendam dengan ketinggian air hingga 60 cm. Sementara di Pela Mampang, genangan mencapai 150 cm.
Jakarta Timur menyusul dengan 32 RT terdampak. Genangan tertinggi terjadi di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air 210 cm. Kampung Melayu dan Cawang juga mencatat genangan setinggi 155 cm dan 100 cm.
Di Jakarta Pusat, Kelurahan Karet Tengsin mengalami banjir setinggi 70 cm akibat luapan Kali Krukut. Sedangkan di Jakarta Barat, genangan merata di enam kelurahan, seperti Rawa Buaya, Kedaung Kali Angke, dan Kedoya Selatan.
Banjir Tujuh Jalan Masih Terendam, Aktivitas Warga Terganggu
BPBD Kerahkan Personel dan Peralatan untuk Percepat Penanganan
Banjir juga merendam tujuh ruas jalan utama dan permukiman, menghambat lalu lintas pagi hari. Genangan tertinggi tercatat di Gang H. Musanif, Jakarta Barat, mencapai 45 cm.
Jalan Kemang Raya di Jakarta Selatan dan Jalan Daan Mogot di Cengkareng juga terdampak banjir, menyebabkan perlambatan arus kendaraan. Jalan Cipinang Indah, Kapuk Muara Raya, dan Teluk Gong Raya masing-masing tergenang sekitar 15 cm.
BPBD DKI Jakarta mengerahkan tim gabungan dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Gulkarmat untuk penyedotan air. Petugas juga memastikan tali-tali air dan saluran pembuangan berfungsi optimal.
Ratusan Warga Mengungsi, Pemerintah Siapkan Posko dan Bantuan
BPBD Sediakan Kebutuhan Dasar dan Imbau Warga Tetap Waspada
Sejumlah titik pengungsian telah didirikan untuk menampung warga yang terdampak banjir parah. Total terdapat lebih dari 500 jiwa mengungsi di beberapa lokasi di Jakarta Timur, Selatan, dan Barat.
Di Bidara Cina, 137 jiwa mengungsi ke aula kantor kelurahan. Kampung Melayu juga menampung 193 jiwa di dua lokasi. Di Jatipadang dan Kedoya Selatan, pengungsi tersebar di masjid dan musholla dengan dukungan logistik dari BPBD.
“BPBD terus memantau kondisi dan menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Banjir ditargetkan surut secepat mungkin,” ujar Yohan.
BPBD mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Dalam kondisi darurat, masyarakat bisa menghubungi layanan bebas pulsa 112 yang aktif 24 jam. Pemerintah berharap cuaca segera membaik agar proses pemulihan berjalan cepat dan efektif.
“Baca Juga : Ucapan & Doa Cinta: Selamat Hari Ibu Trending di Twitter”





Leave a Reply