vikaspota.com – MSI resmi mengumumkan harga handheld gaming terbaru, MSI Claw 8 EX AI+. Perangkat ini langsung menjadi sorotan karena dibanderol jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan awal.
Sebelumnya, MSI memperkenalkan handheld tersebut dengan estimasi harga sekitar 1.500 dolar Amerika Serikat. Namun, saat mulai muncul di toko resmi perusahaan, harganya meningkat menjadi 1.799 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp32 juta berdasarkan kurs saat ini.
“Baca Juga: Epic Games Siapkan Store Launcher yang Lebih Cepat”
Dengan banderol tersebut, MSI Claw 8 EX AI+ menjadi salah satu handheld gaming PC termahal yang tersedia di pasar. Kenaikan harga ini disebut berkaitan dengan meningkatnya biaya komponen perangkat keras dalam beberapa waktu terakhir.
MSI juga memperingatkan bahwa kondisi industri pada 2026 diperkirakan masih akan memberikan tantangan bagi produsen maupun konsumen.
Spesifikasi Premium Jadi Alasan Harga Tinggi
MSI Claw 8 EX AI+ hadir membawa spesifikasi yang menyasar segmen premium. Perangkat ini dirancang untuk pengguna yang menginginkan performa tinggi dalam format handheld.
Dari sisi prosesor, MSI membekali perangkat tersebut dengan Intel Arc G3 Extreme. Sementara untuk pengolahan grafis, handheld ini menggunakan GPU Intel Arc B390.
Perangkat juga dilengkapi RAM LPDDR5x berkapasitas 32 GB yang dipadukan dengan SSD 1 TB sebagai media penyimpanan utama. Kombinasi tersebut ditujukan untuk mendukung performa gaming modern.
MSI turut menyematkan layar sentuh IPS berukuran delapan inci. Layar tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang nyaman sekaligus mendukung berbagai aktivitas lain di luar gaming.
Spesifikasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa harga MSI Claw 8 EX AI+ berada pada kisaran premium. Perusahaan menilai perangkat keras yang digunakan memang membutuhkan biaya produksi yang lebih tinggi.
MSI Sebut Kenaikan Biaya Komponen Sulit Dihindari
Dalam wawancara bersama FRVR, Product Marketing Lead MSI Andy Chu menjelaskan bahwa perusahaan telah berupaya menekan harga jual perangkat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat kerja sama dengan pemasok memori dan media penyimpanan.
Meski demikian, meningkatnya biaya komponen membuat MSI tetap harus menetapkan harga yang lebih tinggi. Chu menyebut kondisi tersebut menjadi tantangan yang dihadapi hampir seluruh industri perangkat keras saat ini.
Menurutnya, tahun 2026 diperkirakan menjadi periode yang tidak mudah bagi produsen maupun para pemain. Harga komponen yang terus meningkat memberikan tekanan terhadap biaya produksi berbagai perangkat gaming.
Karena itu, MSI menilai kenaikan harga produk menjadi salah satu langkah yang sulit dihindari. Perusahaan juga memperkirakan kondisi pasar belum akan kembali normal dalam waktu dekat.
MSI Nilai Pasar Handheld Kini Beralih ke Segmen Premium
Andy Chu juga menilai pasar handheld gaming mulai mengalami perubahan. Menurutnya, perangkat portabel kini semakin banyak menyasar konsumen yang bersedia mengeluarkan biaya lebih besar demi memperoleh performa tinggi.
Sebagai perbandingan, ia menyinggung Steam Deck OLED yang menurutnya juga tidak lagi berada pada kategori harga terjangkau. Setelah mengalami penyesuaian harga, perangkat tersebut kini dipasarkan sekitar 949 dolar Amerika Serikat.
Chu menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa harga perangkat gaming portabel secara umum terus meningkat. Oleh karena itu, konsumen disarankan mempertimbangkan kemampuan dan nilai yang ditawarkan sebuah produk, bukan hanya melihat harga jualnya.
Perubahan ini juga mencerminkan meningkatnya biaya pengembangan dan produksi perangkat keras modern. Produsen kini harus menyeimbangkan performa, fitur, dan harga di tengah kondisi pasar yang berubah.
“Baca Juga: Realme P4X 4G Hadir, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh”
MSI Optimistis Claw 8 EX AI+ Tawarkan Nilai Sesuai Harga
Meski dibanderol sangat tinggi, MSI meyakini Claw 8 EX AI+ mampu memberikan performa yang sebanding dengan harga yang ditawarkan. Perusahaan percaya kombinasi spesifikasi premium dapat memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan pengalaman gaming portabel kelas atas.
Chu juga mengingatkan bahwa harga perangkat keras berpotensi terus meningkat apabila biaya komponen tidak mengalami penurunan. Dengan kondisi tersebut, belum ada kepastian bahwa harga handheld gaming akan menjadi lebih murah dalam waktu dekat.
Bagi calon pembeli, kondisi ini berarti proses memilih perangkat akan semakin bergantung pada keseimbangan antara performa, fitur, dan kebutuhan penggunaan. Harga bukan lagi menjadi satu-satunya faktor yang menentukan nilai sebuah handheld gaming.
Hingga saat ini, MSI tetap optimistis bahwa MSI Claw 8 EX AI+ dapat bersaing di segmen premium. Kehadiran perangkat ini sekaligus menunjukkan bahwa pasar handheld gaming terus berkembang dengan menghadirkan pilihan yang semakin beragam untuk berbagai kategori pengguna.





Leave a Reply