vikaspota.com – Apple dikabarkan tengah menyiapkan perubahan besar pada desain chip generasi berikutnya. Berdasarkan bocoran terbaru, perusahaan akan menerapkan tata letak memori baru pada A20 Pro yang disebut memiliki konsep serupa dengan arsitektur yang lebih dahulu diperkenalkan Samsung pada lini Exynos. Hingga saat ini, Apple belum memberikan konfirmasi resmi mengenai informasi tersebut.
“Baca Juga: WhatsApp Hadirkan Username, Pengguna Bisa Reservasi”
A20 Pro Disebut Gunakan Tata Letak DRAM Side-by-Side
Laporan terbaru menyebut A20 Pro tidak lagi menempatkan memori DRAM di atas chip utama. Sebagai gantinya, DRAM dikabarkan akan diposisikan di samping Application Processor atau AP.
Pendekatan tersebut dikenal sebagai arsitektur Side-by-Side atau SbS. Konsep serupa sebelumnya diperkenalkan Samsung melalui teknologi kemasan FOWLP-SbS pada Exynos 2700.
Perubahan tata letak ini bukan hanya menyangkut posisi komponen. Penempatan memori di samping prosesor juga memberikan ruang yang lebih luas untuk sistem pendingin.
Dengan ruang pendinginan yang lebih besar, panas dari chip dapat dibuang secara lebih efisien. Hal tersebut berpotensi membantu menjaga performa tetap stabil ketika perangkat menjalankan beban kerja tinggi.
Jika bocoran tersebut benar, A20 Pro akan menjadi salah satu perubahan desain chip terbesar yang dilakukan Apple dalam beberapa tahun terakhir.
Desain Baru Diklaim Tingkatkan Efisiensi Pendinginan
Samsung sebelumnya menerapkan Heat Path Block atau HPB pada Exynos 2700. Komponen tersebut dirancang untuk menutupi die dan DRAM sehingga distribusi panas menjadi lebih merata.
Apple dikabarkan mengambil pendekatan yang serupa, tetapi menggunakan implementasi yang berbeda. Menurut laporan yang beredar, A20 Pro akan memanfaatkan sistem pendingin berbasis vapor chamber.
Vapor chamber tersebut disebut bersentuhan langsung dengan die atau chip utama. Desain ini diharapkan mampu meningkatkan proses pelepasan panas dari prosesor.
Berbeda dengan HPB milik Samsung, vapor chamber pada A20 Pro dikabarkan tidak menyentuh modul DRAM secara langsung. Pendekatan tersebut menjadi salah satu perbedaan utama antara kedua desain.
Meski memiliki konsep dasar yang mirip, implementasi sistem pendingin Apple diperkirakan tetap disesuaikan dengan rancangan perangkat dan karakteristik chip yang dikembangkan perusahaan.
Teknologi WMCM Buka Peluang Desain Chip Berbasis Chiplet
Selain perubahan tata letak memori, A20 Pro juga dirumorkan membawa inovasi pada teknologi pengemasan chip. Prosesor ini disebut akan menjadi chip pertama Apple yang menggunakan teknologi Wafer-Level Multi-Chip Module atau WMCM.
Teknologi tersebut memungkinkan beberapa komponen dikemas dalam satu paket menggunakan pendekatan chiplet. Dengan metode ini, CPU, GPU, Neural Engine, dan komponen lainnya dapat dipisahkan menjadi beberapa bagian.
Pendekatan chiplet memberikan fleksibilitas lebih besar dalam proses pengembangan prosesor. Produsen juga dapat mengoptimalkan setiap komponen sesuai kebutuhan tanpa harus menggunakan satu die berukuran besar.
Selain meningkatkan efisiensi produksi, desain seperti ini juga berpotensi memberikan peningkatan performa dan efisiensi daya. Pendekatan serupa mulai banyak diterapkan pada berbagai produk semikonduktor modern.
Namun, hingga kini Apple masih belum mengungkap apakah teknologi tersebut benar-benar akan digunakan pada A20 Pro.
“Baca Juga: Shuhei Yoshida Nilai Steam Machine Kurang Bertenaga”
Seluruh Informasi Masih Sebatas Bocoran
Meski berbagai detail mengenai A20 Pro mulai bermunculan, seluruh informasi tersebut masih berasal dari bocoran industri. Apple sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai desain maupun spesifikasi chip generasi berikutnya.
Karena itu, masih terdapat kemungkinan perubahan sebelum produk diperkenalkan secara resmi. Detail mengenai konfigurasi memori, sistem pendingin, maupun teknologi pengemasan masih dapat berubah selama proses pengembangan berlangsung.
Apabila bocoran ini terbukti akurat, A20 Pro berpotensi menghadirkan pendekatan baru dalam desain chip Apple. Perubahan tata letak memori dan penggunaan teknologi WMCM dapat membuka peluang peningkatan performa sekaligus efisiensi pada generasi iPhone berikutnya.
Untuk saat ini, pengguna masih perlu menunggu pengumuman resmi dari Apple. Informasi mengenai spesifikasi lengkap, teknologi yang digunakan, serta perangkat pertama yang akan memakai A20 Pro diperkirakan baru akan diungkap menjelang peluncuran produk mendatang.





Leave a Reply