Rusia Tenggelamkan Kapal Perang Ukraina Dengan Drone Laut
vikaspota.com – Serangan Drone Laut Pasukan Rusia menenggelamkan kapal perang Ukraina bernama Simferopol melalui serangan bom menggunakan drone laut di delta Danube, Kamis (28/8/2025). Kementerian Pertahanan Rusia menyebut kapal tersebut adalah kapal pengintai Angkatan Laut Ukraina. Serangan ini menandai keberhasilan pertama penggunaan drone laut Rusia untuk menghancurkan kapal perang Ukraina.
”Baca juga: Tips Mudah untuk Melindungi Mata Anda dari Bahaya Polusi Udara“
Detail Serangan Drone Laut Dan Dampaknya
Kapal Simferopol diserang saat beroperasi di wilayah perairan Odessa. “Akibat serangan itu, kapal Ukraina tenggelam,” ujar Kementerian Pertahanan Rusia dalam pernyataan resmi. Juru bicara Angkatan Laut Ukraina, Dmytro Pletenchuk, membenarkan kapal tersebut terkena serangan. Ia menambahkan sebagian besar awak kapal berhasil selamat, meski satu orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka. Upaya pencarian masih dilakukan untuk menemukan awak yang hilang.
Profil Kapal Simferopol Sebagai Aset Strategis Serangan Drone Laut
Simferopol merupakan kapal pengintai kelas Laguna berbasis desain pukat 502EM. Kapal ini diluncurkan pada 2019 dan resmi bertugas pada 2021. Fungsinya memantau komunikasi, melacak sinyal elektronik, dan mendukung operasi intelijen maritim Ukraina di Laut Hitam. Kapal ini pernah selamat dari serangan rudal Iskander Rusia pada 2024, meski mengalami kerusakan parah. Bagi Ukraina, Simferopol dianggap simbol kekuatan modernisasi armada laut.
Peran Drone Laut Dalam Strategi Rusia
Serangan ini menunjukkan perubahan strategi Moskow dalam perang yang semakin bergantung pada teknologi nirawak. Drone laut memberikan keunggulan biaya murah sekaligus mengurangi risiko bagi kapal berawak Rusia. Laporan TASS menyebut ini adalah tonggak penting dalam penggunaan UAV laut di medan perang. Selain itu, Rusia dilaporkan mempercepat produksi drone laut dan menyerang fasilitas produksi drone di Kyiv dengan rudal, memperlemah kemampuan Ukraina memperluas armada nirawaknya. Perkembangan ini menegaskan perang Rusia-Ukraina memasuki fase baru yang didominasi oleh teknologi drone dan perang jarak jauh.
”Baca juga: Sandiaga Uno, Dipepet PKB dalam Kontestasi Pilgub Jabar 2024“





Leave a Reply